Logo Bloomberg Technoz

Sebelum dilantik oleh MA, Komisi XI DPR RI sepakat memilih Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman untuk menduduki kursi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk periode 2026-2031. Kesepakatan tersebut ditetapkan oleh Komisi XI DPR RI melalui rapat internal setelah pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 23 calon anggota BPK pada Senin (5/10/2026).

"Berdasarkan hasil Rapat Internal Komisi XI DPR RI yang diselenggarakan secara musyawarah untuk mufakat, Komisi XI DPR RI telah menyepakati dan menetapkan Nyoman Adhi Suryadnyana dan Saudara Khaidir Abdurrahman sebagai calon anggota BPK terpilih untuk periode 2026-2031," tulis salinan keputusan tersebut saat dikonfirmasi kepada Ketua Komisi XI DPR RI Mukhmad Misbakhun. 

Sebagai catatan, Nyoman dan Khaidir merupakan 2 dari 10 nama calon anggota BPK yang dipertimbangkan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebelum akhirnya menjalani fit and proper test oleh DPR pada hari ini. 

Nyoman Adhi sendiri bukanlah nama baru di BPK. Pria kelahiran 1974 tersebut saat ini masih menjabat sebagai Anggota I BPK RI sejak 2022. Bahkan sebelum itu, ia pun juga sudah menjabat sebagai Plt. Anggota V BPK RI pada Januari 2022-April 2022. 

Sementara itu, Khaidir Abdurrahman saat ini merupakan Direktur Hubungan Kelembagaan di Asabri. Sebelum bergabung dengan Asabri, jejak karirnya di mulai pada 2006 dengan menjadi Project Officer Japanes Red Cross di Banda Aceh. Lalu berlanjut menjadi anggota DPRK Aceh Utara pada 2009-2014, dan anggota DPR RI Komisi IX pada 2014-2019.

(mef/frg)

No more pages