Logo Bloomberg Technoz

BGN Telah Kembalikan Rp160 M ke Negara, Tindak Lanjut Temuan BPK

Redaksi
22 October 2026 10:15

Pekerja beraktivitas di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja beraktivitas di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Gizi Nasional telah mengembalikan dana ke kas negara sebesar Rp160 miliar atau sekitar 81,75 persen dari total nilai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar Rp196,17 miliar.

Dalam temuan BPK, terdapat dua poin utama yang menjadi perhatian, yaitu rekening virtual account (VA) ganda pada sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta ketidakpatuhan dalam pertanggungjawaban anggaran.

Sekretaris Utama BGN Lili Khamiliyah mengatakan bahwa dari 79 SPPG yang tercantum dalam laporan BPK RI, berdasarkan hasil penelusuran, terdapat 75 SPPG yang terbukti memiliki rekening VA ganda. Saldo pada rekening tersebut kemudian ditarik dan disetorkan ke kas negara dengan total sebesar Rp78.394.130.155.


“Dari 79 SPPG yang tercantum dalam temuan BPK RI, hasil penelusuran menunjukkan bahwa 75 rekening VA merupakan rekening ganda dan saldonya telah ditarik serta disetorkan ke kas negara. Sementara, empat rekening lainnya tidak terindikasi ganda dan masih digunakan untuk operasional,” kata Lili, di Jakarta, dikutip dari siaran pers BGN, Kamis (22/10/2026).

Untuk mencegah penggunaan kembali rekening VA ganda, BGN juga telah menonaktifkan akses user maker dan approval pada rekening-rekening tersebut.