PGN Perkuat Bisnis Lewat Pengembangan Energi Rendah Karbon

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), selaku Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur gas bumi, perluasan layanan energi, serta berbagai inisiatif dekarbonisasi dan pengembangan energi rendah karbon.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan bisnis dan operasional perusahaan yang berjalan beriringan dengan upaya peningkatan efisiensi energi dan pengurangan emisi. Hingga Agustus 2026, Subholding Gas berhasil merealisasikan penurunan emisi sebesar 29.574,87 ton CO₂ ekuivalen (tCO₂eq), atau 35,3% di atas target yang ditetapkan untuk periode tersebut.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan bahwa gas bumi memiliki peran penting sebagai salah satu sumber energi transisi dalam mendukung kebutuhan energi nasional sekaligus mendorong peralihan menuju sistem energi yang lebih rendah karbon.
“PGN terus mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi melalui penguatan infrastruktur dan perluasan layanan kepada berbagai sektor. Di saat yang sama, kami juga mengembangkan berbagai inisiatif dekarbonisasi sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan bisnis dan transisi energi nasional,” ujar Fajriyah.
Dalam ekosistem layanan gas bumi, PGN mengelola infrastruktur gas bumi yang terintegrasi, mulai dari jaringan pipa transmisi dan distribusi hingga pemanfaatan moda beyond pipeline seperti Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG). Infrastruktur tersebut menjadi pondasi dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan gas bumi serta perluasan akses energi bagi sektor industri, komersial, rumah tangga, dan pembangkit listrik.
































