Korut Bantah Terkait Aksi Peretasan Bursa Kripto Binance
News
03 November 2026 14:40

Soo-Hyang Choi-Bloomberg News
Bloomberg, Korea Utara membantah tuduhan Amerika Serikat yang menyatakan bahwa negara tersebut berada di balik pencurian kripto senilai lebih dari US$6 miliar dari Binance, setelah FBI menuding sebuah tim elit hacker dari Pyongyang sebagai dalang di balik pencurian kripto terbesar dalam sejarah.
Pernyataan AS bahwa Korea Utara bertanggung jawab atas serangan terhadap Binance adalah “retorika yang tidak masuk akal dan bukanlah hal baru,” kata Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada hari Selasa.
Hacker Korea Utara sebelumnya telah dituduh oleh otoritas AS dan pakar keamanan siber sebagai dalang di balik beberapa pencurian kripto terbesar di dunia, termasuk serangan terhadap Bybit senilai US$1,5 miliar tahun lalu dan pencurian sekitar US$620 juta dalam bentuk mata uang kripto pada tahun 2022.
Bantahan tersebut muncul setelah FBI menyatakan pada hari Sabtu bahwa Korea Utara berada di balik pencurian aset virtual senilai lebih dari US$6 miliar dari Binance pada atau sekitar tanggal 29 Oktober.































