Logo Bloomberg Technoz

Breaking News

IHSG Melemah Makin Dalam, Nyaris Kembali ke Bawah 5.000

Muhammad Julian Fadli
03 November 2026 10:45

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi hari ini bertambah dalam. Pada pukul 10:35 WIB, IHSG kehilangan 87,81 poin (1,72%) hingga menyentuh level 5.004 pada perdagangan Selasa (3/11/2026).

Transaksi perdagangan saham didominasi aksi jual dengan volume mencapai 9,2 miliar saham dan nilai transaksi Rp3,47 triliun, frekuensi yang terjadi sebanyak 544 ribu kali diperjualbelikan.

Hanya ada 140 saham yang menguat. Sebanyak 460 saham melemah dan 110 saham lainnya stagnan. Rentang perdagangan terjadi di area 5.143 sampai dengan terlemahnya mencapai 5.004.


Berdasarkan data Bloomberg, IHSG mencatat penurunan terdalam kedua di Asia, bersanding dengan KOSPI (Korea Selatan).

Penyebab IHSG Melemah

Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan pagi hari ini. Saham-saham barang baku, saham perindustrian, dan saham energi mencatatkan pelemahan paling dalam dengan masing-masing jatuh 2,85%, 2,81% dan 2,6%. Berikut adalah sejumlah saham yang menjadi top laggards pagi hari ini:

  1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membebani 6,89 poin
  2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) membebani 5,12 poin
  3. PT Astra International Tbk (ASII) membebani 5,04 poin
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membebani 5,02 poin
  5. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) membebani 4,79 poin