Rudal Rusia Hantam Pusat Bantuan Kemanusiaan Ukraina, 24 Tewas
News
03 November 2026 08:47

Bloomberg News
Bloomberg, Serangan udara Rusia terhadap pusat bantuan kemanusiaan di wilayah selatan Ukraina menewaskan setidaknya 24 orang, menurut otoritas setempat. Insiden ini menambah daftar serangan dalam beberapa waktu terakhir yang telah menyebabkan semakin banyak korban jiwa dari kalangan warga sipil.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, serangkaian rudal menghantam pusat distribusi bantuan yang beroperasi di sebuah sekolah serta tempat perlindungan di dekatnya, di permukiman Komyshuvakha, wilayah Zaporizhzhia. Dalam unggahan di platform media sosial X pada Senin (2/11), ia menyebut serangan yang menewaskan dua petugas penyelamat dan empat polisi tersebut sebagai peristiwa yang “sungguh mengerikan”.
“Setelah serangan bom udara pertama, terjadi serangan susulan dengan sembilan bom lainnya yang secara khusus menargetkan tempat perlindungan tempat warga berlindung,” kata Zelenskyy. Ia juga mengunggah rekaman dari lokasi kejadian di media sosialnya. “Ini semakin membuktikan bahwa Rusia tidak menginginkan deeskalasi maupun keadilan yang sesungguhnya.”
Bloomberg belum dapat memverifikasi secara independen perincian laporan mengenai serangan tersebut.































