Logo Bloomberg Technoz

BPOM Wajibkan Nutri-Level 2 Tahun Lagi, Tapi Industri Minta Molor

Dinda Decembria
22 April 2026 14:40

Minuman manis atau soda. (Sumber: Bloomberg)
Minuman manis atau soda. (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Taruna Ikrar, mengatakan penerapan wajib (mandatory) label gizi Nutri-Level masih dalam tahap harmonisasi aturan, dengan perbedaan pandangan antara pemerintah dan pelaku industri terkait waktu penerapannya.

Taruna mengatakan, BPOM menargetkan kebijakan mandatory Nutri-Level dapat diterapkan dalam waktu sekitar dua tahun. Namun, pihak industri mengusulkan masa transisi yang lebih molor, yakni hingga lima tahun ke depan.

“Mandatory Nutri-Level sekarang prosesnya ada yang minta dua tahun. Kalau kita penginnya cukup dua tahun, tapi pihak industri penginya lima tahun. Nah nanti dikompromikan, ini belum sampai pada tahap membuat keputusan,” ujar Taruna saat ditemui di Gedung DPR, dikutip Rabu (22/4).


Menurutnya, saat ini aturan teknis terkait penerapan Nutri-Level masih berada dalam proses harmonisasi. Meski keputusan untuk menjalankan kebijakan tersebut telah diambil, regulasi turunan yang mengatur implementasinya pun masih disusun.

Taruna menjelaskan, perbedaan pandangan tersebut tidak lepas dari kesiapan industri, khususnya terkait penyesuaian kemasan dan pelabelan produk yang membutuhkan biaya tambahan.