Logo Bloomberg Technoz

OJK: Transaksi Kripto Indonesia Hingga April 2026 Rp99,01 Triliun

Redaksi
05 June 2026 15:29

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso. dok: OJK
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso. dok: OJK

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Adi Budiarso akumulasi nilai transaksi kripto di pasar spot nyaris menebus Rp100 triliun di pasar spot hingga April 2026.

Data OJK mencatat dengan perolehan transaksi di bulan April Rp22,98 triliun maka nilai secara year to date (ytd) mencapai Rp99,01 triliun.

Sementara itu, lanjut Adi, pada perdagangan aset kripto di pasar derivatif tercatat Rp21,47 triliun (ytd), dimana kontribusi pada bulan April mencapai Rp5,1 triliun.


Pada raihan jumlah konsumen pada keseluruhan pasar aset kripto hingga April tercatat 21,7 juta, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya di 21,37 juta konsumen.

Lebih jauh OJK menerangkan bahwa kapitalisasi pasar industri aset kripto yang tercatat pada ekosistem perdagangan AKD di Indonesia mencapai Rp23,94 triliun. Sementara kapitalisasi pada bulan Maret dan Februari masing-masing Rp23,36 triliun dan Rp23,59 triliun.