Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Jatuh ke Level Rp18.033/US$, Terlemah Sepanjang Sejarah

Andrean Kristianto
04 June 2026 19:34

Karyawan membawa mata uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Karyawan membawa mata uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Rupiah menutup perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026), dengan pelemahan 0,46% Rp18.033/US$. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Rupiah menutup perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026), dengan pelemahan 0,46% Rp18.033/US$. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6/2026), nilai tukar rupiah langsung melemah 0,06% ke level Rp17.960 per dolar AS.

Pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6/2026), nilai tukar rupiah langsung melemah 0,06% ke level Rp17.960 per dolar AS.

Salah satu faktor depresiasi rupiah ialah dipicu oleh kebijakan-kebijakan baru yang di luar prediksi. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Salah satu faktor depresiasi rupiah ialah dipicu oleh kebijakan-kebijakan baru yang di luar prediksi. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Aksi jual di pasar domestik terjadi karena investor semakin waspada terhadap prospek ekonomi dan posisi fiskal. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Aksi jual di pasar domestik terjadi karena investor semakin waspada terhadap prospek ekonomi dan posisi fiskal. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Harga minyak mentah dunia yang bertahan tinggi masih jadi penyebab terjadinya volatilitas mata uang kawasan Asia sore ini.. (Bloomberg Technoz/Andre)

Harga minyak mentah dunia yang bertahan tinggi masih jadi penyebab terjadinya volatilitas mata uang kawasan Asia sore ini.. (Bloomberg Technoz/Andre)

Sementara itu, rupiah juga tercatat melemah terhadap dolar Singapura yang telah menyentuh Rp14.043. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sementara itu, rupiah juga tercatat melemah terhadap dolar Singapura yang telah menyentuh Rp14.043. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Karyawan membawa mata uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Rupiah menutup perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026), dengan pelemahan 0,46% Rp18.033/US$. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6/2026), nilai tukar rupiah langsung melemah 0,06% ke level Rp17.960 per dolar AS.
Salah satu faktor depresiasi rupiah ialah dipicu oleh kebijakan-kebijakan baru yang di luar prediksi. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Aksi jual di pasar domestik terjadi karena investor semakin waspada terhadap prospek ekonomi dan posisi fiskal. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Harga minyak mentah dunia yang bertahan tinggi masih jadi penyebab terjadinya volatilitas mata uang kawasan Asia sore ini.. (Bloomberg Technoz/Andre)
Sementara itu, rupiah juga tercatat melemah terhadap dolar Singapura yang telah menyentuh Rp14.043. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026), dengan pelemahan 0,46% Rp18.033/US$. Ini menjadi posisi penutupan (closing) terlemah sepanjang sejarah.

Melansir data Bloomberg, sepanjang pekan ini rupiah telah melemah 1,35% menempati posisi kedua terbawah setelah won Korea Selatan yang melemah 2,97%.

“Valuta asing regional telah tertekan oleh dolar AS yang kuat dan harga minyak yang tinggi serta arus keluar modal asing,” kata Wee Khoon Chong, ahli strategi pasar senior APAC di BNY, seperti dikutip Bloomberg News.

Mata uang yang menguat di antaranya peso Filipina 0,2%, disusul yen Jepang 0,12%, dan yuan offshore dan China menguat masing-masing 0,05% dan 0,03%, serta dolar Hong Kong 0,01%.

Meski sebagian mata uang Asia melemah karena tekanan harga minyak, namun pelemahan rupiah sore ini juga terjadi lantaran sejumlah sentimen yang memburuk di tengah iklim kebijakan yang dianggap banyak mengejutkan pelaku pasar.

(dre)