Logo Bloomberg Technoz

Kemudian, lanjutnya, sampah plastik juga akan menyebabkan ekosistem pesisir menjadi rusak seperti karang, lamun, hingga mangrove karena tertimbun sampah dan menyebabkan oksigen di laut menjadi berkurang. 

“Akhirnya ekosistem pesisir akan hancur, begitu juga terhadap biota. Kalau termakan oleh biota, biotanya akan mati. Artinya, kalau dengan ekosistem rusak atau hancur, itu pasti sumber daya perikanan kita akan tidak berkelanjutan,” jelas Aris. 

Di sisi lain, dia memaparkan RI mendapatkan peringkat ke-5 penghasil sampah dunia pada 2020. Adapun peringkat teratas diisi oleh China, kemudian Amerika Serikat (AS), India, Brasil, dan Indonesia. 

Untuk itu, menurut Aris perlu sinergi serta kolaborasi bersama mulai dari hulu hingga hilir. 

KKP sendiri memiliki target hingga 2029 laut menjadi bebas sampah. Dia memerinci pada 2026 KKP menargetkan dapat mengurangi sampah sebesar 8 juta ton, kemudian setahun berikutnya berkurang 10 juta ton, pada 2028 12 juta ton, dan 14 juta ton sampah di 2029. Dengan demikian, hingga 2029 KKP memproyeksikan bisa mengurangi sampah sebanyak 44 juta ton. 

(ell)

No more pages