Bali Krisis Tempat Pembuangan Sampah Berdampak Kotori Lingkungan
News
16 April 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Bali ditutup dikarenakan sudah melebihi batas.
Hal tersebut menyebabkan polusi plastik serius di sungai dan perairan pesisir. Musim hujan juga sering memperburuk kondisi dengan membawa sampah ke pantai.
Menurut laporan Bloomberg News, TPA Suwung landfill, sekitar 10 kilometer timur laut bandara internasional Denpasar, sebelumnya menangani sekitar 1.000 ton sampah per hari.
Otoritas menyatakan akan menghentikan penerimaan limbah organik mulai 1 April karena lokasi tersebut mendekati kapasitas maksimum, sekaligus untuk mengarahkan limbah tersebut ke tempat lain agar dapat dikomposkan atau dikelola dengan cara yang lebih tepat.
Limbah organik seperti sisa rumah tangga, produk yang membusuk, dan makanan sisa dari ratusan hotel serta beach club di pulau ini menjadi salah satu tantangan terbesar di Suwung. Saat ditimbun di TPA, limbah ini menghasilkan metana, gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Limbah organik mencakup sekitar dua pertiga dari total sampah yang dihasilkan di Bali.
































