Logo Bloomberg Technoz

BBM dari Sampah Dikomersialkan, Ditjen EBTKE Uji Spesifikasi

Sabrina Mulia Rhamadanty
21 May 2026 20:30

Pengisian bahan bakar minyak./dok. Bloomberg
Pengisian bahan bakar minyak./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiyani Dewi mengungkap bahwa Bahan Bakar Minyak Terbarukan (BBMT) yang berasal dari proses pirolisis sampah plastik dapat dijual ke masyarakat. 

Pengaturan yang berlaku saat ini ialah pihak yang berhak meniagakan BBMT adalah Badan Usaha (BU) produsen BBMT yang telah mendapatkan perizinan PSE BBMT dengan off-taker yang berkontrak dengan BU tersebut dan tidak dapat diniagakan secara retail.

“Kalau sudah identifikasi spek secara cepat, bisa menjual dengan harga B2B [Business-to-Business]. Off-taker-nya boleh masyarakat. Kan dispesifikasikan tadi, makanya kita akan sebut dia memang cocok masuk CN48, atau spek CN48,” ungkap Eniya di sela-sela IPA Convex 2026 di ICE BSD, Kamis (21/5/2026).


Eniya menambahkan bahwa dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan terdapat tiga produk akhir. 

“Yang pertama [produk] menghasilkan listrik, yang kedua menghasilkan bioenergi. Bioenergi itu mau RDF [Refused Derived Fuel], biogas, biomassa, dan lain-lain yang dihasilkan dari organiklah,” katanya.