Logo Bloomberg Technoz

Tekanan Domestik dan Global Seret IHSG Melemah pada Sesi I

Muhammad Julian Fadli
22 April 2026 13:05

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I di zona merah dengan kehilangan 15,01 poin (0,2%) di posisi 7.544 pada Rabu (22/4/2026) menyusul sejumlah sentimen domestik dari isu MSCI, serta penentuan BI Rate, dan global dari konflik Timur Tengah yang membebani pasar.

Indeks LQ45 juga ikut melemah, dengan tertekan 5,47 poin (0,74%) di level 738,19. Sementara nilai tukar rupiah turut terdepresiasi 0,19% ke posisi Rp17.177/US$ pada pukul 12.20 WIB.

IHSG Penutupan Sesi I pada Rabu 22 April 2026 (Bloomberg)

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi perdagangan saham menunjukkan sepanjang hari ini mencapai Rp9,25 triliun, dari sejumlah 26,58 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 1,67 juta kali diperjualbelikan.


Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari IHSG amat berfluktuasi dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 7.578 sampai dengan terlemahnya 7.523.

Tercatat ada pelemahan 253 saham, dan sebanyak 402 saham terjadi penguatan. Sisanya 163 saham stagnan.