Logo Bloomberg Technoz

Permintaan Reksa Dana Meningkat Saat IHSG Babak Belur

Cahya Puteri Abdi Rabbi
05 June 2026 16:20

Ilustrasi investasi pada reksa dana saham. (Dok Bloomberg)
Ilustrasi investasi pada reksa dana saham. (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kinerja industri reksa dana justru mencatatkan kenaikan di tengah tekanan pasar saham domestik sepanjang Mei 2026. Nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tercatat mencapai Rp685,76 triliun hingga akhir Mei 2026 atau tumbuh 1,55% secara year to date (ytd).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan, meskipun sempat terjadi tekanan arus dana pada bulan berjalan, tren investasi reksa dana secara keseluruhan masih positif.

“Meski pada bulan Mei terjadi net redemption sebesar Rp1,77 triliun, namun sejak awal tahun, investor reksa dana masih membukukan net subscription yang signifikan sebesar Rp21,61 triliun,” kata Hasan dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner OJK secara daring pada Jumat (5/6/2026).


Di sisi lain, pasar saham domestik justru berada dalam tekanan sepanjang periode yang sama. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.127,38 pada akhir Mei 2026 atau terkoreksi 11,92% secara month on month dan melemah 29,14% ytd.

Hasan menjelaskan, tekanan tersebut terjadi di tengah tingginya ketidakpastian global dan domestik yang mendorong investor melakukan penyesuaian portofolio. Adapun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp4,1 triliun secara bulanan di pasar saham.