Teras Kapal BRI Perluas Inklusi Keuangan di Kepulauan

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Salah satu inovasi yang menjadi andalan perseroan adalah Teras Kapal BRI, layanan perbankan terapung yang dirancang untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi BRI dalam menghadirkan layanan yang dekat dengan masyarakat. Tidak hanya mengandalkan transformasi digital, perseroan juga memastikan layanan perbankan dapat hadir secara langsung di wilayah yang secara geografis sulit dijangkau.
Langkah tersebut sejalan dengan program CX100 yang diinisiasi Danantara Indonesia. Program ini berfokus pada transformasi customer experience melalui peningkatan kualitas layanan dan kemudahan akses bagi masyarakat.
Melalui Teras Kapal BRI, konsep pengalaman nasabah diterjemahkan secara nyata dengan menghadirkan layanan keuangan yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kepulauan serta pesisir.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan saat Direktur Operations BRI Hakim Putratama melakukan kunjungan ke Teras Kapal Bahtera Seva II di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Chief Marketing Officer Danantara Indonesia Dendi T. Danianto, Vice President Danantara Indonesia Danang Widiasurya, serta Expert Committee Danantara sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Fitri Ismiyanti.
Dalam kesempatan itu, BRI juga menyalurkan bantuan melalui Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada UMKM Putri Bajo. Bantuan berupa alat produksi diberikan untuk membantu meningkatkan kapasitas usaha dan produktivitas pelaku UMKM setempat.
Teras Kapal BRI sendiri telah beroperasi di sejumlah wilayah kepulauan Indonesia. Selain Bahtera Seva II yang melayani Halmahera Selatan, BRI juga mengoperasikan Bahtera Seva I di Kepulauan Seribu, Bahtera Seva III di Kepulauan Anambas, serta Nera Seva yang melayani kawasan Labuan Bajo.
Masing-masing kapal dirancang untuk menjangkau pulau-pulau yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap kantor layanan perbankan konvensional.
Direktur Operations BRI Hakim Putratama mengatakan layanan tersebut telah menjadi bagian penting dari upaya perseroan mendekatkan akses keuangan kepada masyarakat selama satu dekade terakhir.
"Sejak diluncurkan pada tahun 2015, BRI menjadi pelopor layanan perbankan yang menjangkau masyarakat kepulauan melalui moda transportasi laut. Layanan ini menghadirkan kemudahan akses transaksi dan konsultasi keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan," ujar Hakim.
Menurutnya, kehadiran Teras Kapal BRI bukan sekadar menghadirkan layanan transaksi, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendorong masyarakat memanfaatkan layanan keuangan formal.
Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Pesisir
Melalui Teras Kapal BRI, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan perbankan yang biasanya hanya tersedia di kantor cabang. Layanan tersebut mencakup pembukaan rekening simpanan, pengajuan pinjaman, transaksi pembayaran, hingga layanan tambahan kas bagi Agen BRILink.
Kapal layanan ini juga dilengkapi mesin ATM yang memungkinkan masyarakat melakukan tarik tunai dan berbagai transaksi lainnya secara langsung tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota.
Operasional layanan didukung oleh teknologi informasi yang memadai serta tenaga profesional yang terdiri atas teller, customer service, dan petugas kredit mikro yang siap memberikan layanan kepada masyarakat.
Di Halmahera Selatan, Teras Kapal Bahtera Seva II berada dalam cakupan layanan Branch Office Ternate yang diperkuat jaringan perbankan cukup luas.
Jaringan tersebut terdiri dari satu Branch Office, tiga Kantor Cabang Pembantu, delapan BRI Unit, dan satu Kantor Kas. Selain itu, layanan juga didukung oleh 35 ATM dan CRM, 705 Agen BRILink aktif, 249 mesin EDC, serta lebih dari 11 ribu merchant QRIS.
Dalam satu siklus pelayanan selama lima hari, Bahtera Seva II melayani delapan rute perjalanan yang mencakup lima pulau dan delapan titik pelabuhan di Halmahera Selatan.
Rute tersebut meliputi wilayah Kupal, Bajo, Lele, Madopolo, Gane Dalam, Pasipalele, Saketa, hingga Kayoa yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Kehadiran layanan ini dinilai sangat penting mengingat Halmahera Selatan merupakan salah satu wilayah kepulauan terbesar di Provinsi Maluku Utara dengan kebutuhan akses keuangan yang terus meningkat.
Wilayah tersebut memiliki lebih dari 16 ribu pelaku UMKM serta sekitar 139 ribu tenaga kerja yang bergerak di sektor perikanan, perdagangan, dan usaha mikro.
Salah satu kelompok masyarakat yang merasakan manfaat layanan ini adalah Suku Bajo yang selama ini dikenal sebagai komunitas pesisir dengan aktivitas ekonomi yang erat dengan sektor perikanan.
Melalui Teras Kapal BRI, sebanyak 216 warga Suku Bajo telah memanfaatkan berbagai layanan keuangan, mulai dari tabungan hingga pembiayaan usaha.
BRI juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat senilai Rp2,5 miliar untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
Pembiayaan tersebut digunakan untuk pembelian kapal, peralatan melaut, serta pengembangan usaha kerupuk ikan kamplang yang menjadi salah satu produk unggulan daerah.
Di sisi lain, keberadaan tiga Agen BRILink yang melayani sekitar 400 transaksi setiap bulan turut memperkuat akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
“Sebagai bank rakyat, Teras Kapal BRI menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan kepulauan dan pesisir. Melalui model layanan yang hadir langsung di tengah masyarakat, BRI tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperlancar transaksi ekonomi, serta memperoleh akses pembiayaan formal,” imbuh Hakim.
Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari Danantara Indonesia melalui program CX100 yang mendorong transformasi kualitas layanan di lingkungan BUMN.
Chief Marketing Officer Danantara Indonesia Dendi T. Danianto menyampaikan bahwa CX100 Index dirancang sebagai ukuran kualitas layanan BUMN sekaligus bagian dari kampanye Melayani Sepenuh Hati.
“Transformasi ini diharapkan mampu menjadikan BUMN sebagai penyedia layanan publik yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga humanis. Melalui sinergi antarperusahaan, Danantara optimistis dapat memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Dendi.
Melalui Teras Kapal BRI, perseroan menunjukkan bahwa pemerataan akses keuangan tidak hanya bergantung pada teknologi digital, tetapi juga membutuhkan inovasi layanan yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah kepulauan dan pesisir yang menjadi bagian penting dari perekonomian nasional.




























