Logo Bloomberg Technoz

Daftar 5 Isu Penangkapan Intelijen yang Dibantah TNI

Pramesti Regita Cindy
06 September 2025 12:30

Sejumlah foto yang diduga penangkapan provokator demo oleh Polisi. Diduga pegang kartu anggota TNI. (IG @puspentni)
Sejumlah foto yang diduga penangkapan provokator demo oleh Polisi. Diduga pegang kartu anggota TNI. (IG @puspentni)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Markas Besar TNI membantah telah terjadinya penangkapan sejumlah intelijen pasukan loreng selama aksi demonstrasi selama satu pekan lalu. TNI juga membantah isu yang menyebut ada anggotanya yang menjadi provokator sehingga aksi unjuk rasa menjadi kerusuhan hingga tindakan anarkis.

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal (Brigjen) Freddy Ardianzah mengatakan, isu yang menuduh anggota militer menjadi provokator demo telah melukai hati para prajurit yang bertugas. Padahal, kata dia, anggota TNI membantu pengawalan aksi demo dengan tulus untuk meredam terjadinya kerusuhan yang lebih besar.

"Jangan sampai framing negatif jadi lebih kuat dari yang kami [TNI] kerjakan. Jadi saya meluruskan beberapa hal yang kami anggap Hoax," ujar Freddy saat konferensi pers, Jumat (05/09/2025).


Dia tak membantah beberapa foto dan video yang menampilkan anggota intelijen TNI berpakaian sipil di sekitar aksi demo. Menurut dia, seluruh foto tersebut asli atau sesuai fakta. Namun, narasi yang disematkan pada foto dan video tersebut yang berisi kebohongan atau hoaks.

"Tidak ada penangkapan oleh Polri dan tak ada upaya provokator di situ. Murni tugas negara untuk memantau, karena pengumpulan data itu diperlukan untuk pimpinan," kata Freddy. "Untuk menentukan apakah harus memperkuat di daerah A atau B. Bagaimana [bisa menentukan] kalau kita tidak tahu situasi di situ [alasan menurunkan intelijen]."