Partai Demokrat Menang Pemilu Sela AS, Pasar Obligasi Semringah
Redaksi
05 November 2026 08:56

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) mengguyur sentimen positif untuk pasar obligasi global yang sebelumnya sempat 'kebakaran'. Perubahan peta politik di dalam tubuh Kongres AS meningkatkan ekspektasi bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump sepertinya akan menghadapi pengawasan legislatif yang lebih ketat, termasuk soal bagaimana pemerintah akan menjalankan kebijakan ekonomi dan perdagangan.
Mayoritas responden dalam Pemilu sela menolak kebijakan tarif yang diusung Trump, lantaran telah merugikan perekonomian dan mendorong kenaikan harga barang. Mereka menilai anggapan bahwa pihak asing akan menanggung beban tarif itu keliru. Sebab, sejumlah penelitian justru menunjukkan dampak tarif akhirnya ditanggung rakyat Negeri Adidaya.
Ekspektasi ini mendorong investor global mengatur ulang isi portofolio investasinya, dengan mengalihkan sebagian dana ke aset pendapatan tetap. Mengacu data Bloomberg, yield US Treasury tenor 10 tahun pagi ini kembali terpangkas 10,1 basis poin ke 4,86%.
Penurunan yield di pasar obligasi AS diikuti pasar negara utama kainnya. Yield obligasi pemerintah Prancis tenor 10 tahun turun 17,6 bps jadi 4,76%, diikuti Inggris juga turun 13,1 bps jadi 5,12%. Sementara di Jerman, yield obligasi terpangkas 5,8 bps ke 3,2%.
Yield obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun turun 3,4 bps jadi 2,76%, disusul Singapura turun 1,9 bps jadi 2,12%. Sedangkan Australia dan Selandia baru turun lebih tajam 8,3 bps dan 6,4 bps jadi 4,9% dan 4,6%.


























