Logo Bloomberg Technoz

Pasar Saham 'Kebakaran', Investor Lari ke SBN?

Redaksi
03 November 2026 17:45

Ilustrasi Surat Utang (Diolah)
Ilustrasi Surat Utang (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dana investor asing yang keluar dari pasar saham Indonesia sepertinya beralih pada aset alternatif dan ditempatkan pada pasar surat berharga negara (SBN), sepanjang Oktober lalu. 

Rupanya, di tengah gejolak pasar saham akibat ancaman perubahan klasifikasi Indonesia oleh MSCI, instrumen pendapatan tetap domestik masih relatif mampu menarik aliran modal asing.

Berdasarkan data kepemilikan SBN Kementerian Keuangan, posisi nonresiden meningkat dari Rp908,7 triliun pada 1 Oktober menjadi Rp917 triliun pada 30 Oktober. Artinya, ada penambahan kepemilikan sebesar Rp8,3 triliun atau 0,91% dalam tempo satu bulan. Pangsa investor asing terhadap total SBN juga naik tipis dari 12,96% jadi 13%.


Akan tetapi, kenaikan itu memang tidak berlangsung secara merata sepanjang bulan. Kepemilikan asing sempat bertambah sampai Rp922,27 triliun pada 15 Oktober, sebelum berkurang Rp5,27 triliun hingga akhir bulan.

Penurunan ini terjadi setelah MSCI mengumumkan konsultasi soal kemungkinan reklasifikasi Indonesia dari emerging market jadi standalone market. Sentimen itu juga sempat memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham.