Logo Bloomberg Technoz

Ada Aksi Jual, Yield Surat Utang 10 Tahun Naik ke 7,77%

Redaksi
02 November 2026 10:53

Ilustrasi surat utang (Dok. Ist)
Ilustrasi surat utang (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tekanan di pasar keuangan Indonesia meluas hingga ke pasar surat utang. Pada perdagangan Senin (2/11/2026), 17 dari 20 tenor obligasi mencatat kenaikan yield yang jadi tanda adanya aksi jual yang meluas. 

Data Bloomberg pada 09:40 WIB menunjukkan, yield tenor 1 tahun naik 3,8 basis poin (bps) jadi 7,08%, disusul tenor 2 tahun naik 5,3 bps jadi 7,14%. Kenaikan yield terbesar melanda tenor acuan 10 tahun naik 6,7 bps jadi 7,78%, mendekati posisi tertinggi yang terjadi pada 2020. Sementara tenor 5 tahun yang umumnya paling likuid naik 4,2 bps jadi 7,63%. 

Tak berhenti di situ, tenor panjang juga tertekan aksi jual. Yield tenor 15 tahun naik 2 bps jadi 7,74%, sedangkan tenor 30 tahun bertambah tipis 0,1 bps jadi 7,75%.


Sebaliknya, penurunan paling dalam terjadi pada tenor 3 tahun 5,5 bps jadi 7,29%, diikuti tenor 18 tahun yang turun 3,1 bps ke 7,72% dan tenor 20 tahun turun 1,7 bps jadi 7,72%. 

Aksi jual ini berkontribusi terhadap depresiasi rupiah. Pada 10:15 WIB, rupiah kembali tergerus 0,21% ke Rp18.165/US$. 

Yield obligasi 10 tahun kembali melonjak ke 7,77%. (Bloomberg)