Logo Bloomberg Technoz

BGN Bikin Toko Online untuk Pasokan MBG, Singkirkan Tengkulak

Dinda D
05 November 2026 08:30

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono di acara laporan 1 tahun kinerja Program MBG. (Dok. Ist)
Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono di acara laporan 1 tahun kinerja Program MBG. (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem pengadaan pangan secara daring melalui platform Loka MBG. Melalui sistem ini, asosiasi dan koperasi peternak nantinya bisa memasok langsung kebutuhan bahan pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tanpa harus melalui perantara.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, platform tersebut dirancang untuk memperpendek rantai pasok sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi peternak lokal. Dengan begitu, kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat langsung diserap dari produsen.

"Jadi nanti yang mengisi toko online itu adalah asosiasi peternaknya. Bukan calo, bukan makelar, bukan tengkulak. Kita ingin mendukung peternak secara langsung," jelas Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar dalam Nusantara AgriFuture Summit NLP & Indogritech 2026 di Tangerang, Rabu (4/11).


Menurut Sudaryono, kebutuhan bahan pangan program MBG memiliki potensi pasar yang besar bagi sektor pertanian dan peternakan dalam negeri. Saat ini, program tersebut menjangkau sekitar 58 juta penerima manfaat dengan alokasi bahan baku sebesar Rp10.000 per porsi.

Dia menjelaskan, kebutuhan bahan baku tersebut mencakup karbohidrat, sayuran, buah-buahan, protein hewani, hingga protein nabati. Besarnya kebutuhan ini dinilai dapat menjadi peluang bagi petani dan peternak untuk meningkatkan produksi sekaligus memperluas pasar.