PMI Manufaktur Naik, tapi Ritel Masih Cemas Daya Beli Lesu
Ibnu Affan
04 November 2026 15:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penguatan aktivitas manufaktur Indonesia per Oktober dinilai belum serta-merta mencerminkan pemulihan daya beli masyarakat, khususnya di industri jaringan ritel modern di dalam negeri.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan hingga saat ini masih ada jeda waktu antaran peningkatan aktivitas produksi dan realisasi penjualan ditingkat konsumen.
"Saat ini daya belinya masih terus mengalami tekanan sehingga adalah menjadi sangat penting pemulihannya bagi peningkatan kinerja sektor ritel," ujarnya saat dihubungi, Rabu (4/11/2026).
Alphonzus mengatakan penguatan sektor manufaktur dan kinerja ritel sebenarnya berjalan searah. Namun, dampaknya baru terlihat apabila produk-produk yang disiapkan terserap pasar.
Dia menggarisbawahi peningkatan aktivitas industri tersebut belum otomatis menjawab persoalan daya beli, khususnya kelas menengah yang masih lemah.

































