Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Menguat di Akhir Perdagangan Saham

Muhammad Julian Fadli
04 November 2026 17:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menutup perdagangan hari ini, Rabu (4/11/2026), di zona hijau. IHSG berhasil menguat 0,32% di posisi 4.919.

Sejak pembukaan perdagangan pagi hari tadi, IHSG langsung terpeleset di zona pelemahan hingga menyentuh 4.824, namun di detik–detik jelang tutup perdagangan posisinya berbalik arah hingga mencatat posisi tertingginya 4.921 yang terdorong melesatnya saham–saham berbobot besar yang jadi penopang.

IHSG Penutupan Sesi II pada Rabu 4 November 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan jual–beli saham mencapai Rp10,76 triliun dari sejumlah 26,66 miliar saham yang berhasil diperjualbelikan, dengan frekuensi perdagangan yang terjadi menyentuh 1,22 juta kali.


Adapun sebanyak 190 saham berhasil mengalami penguatan di zona hijau, dan masih 439 saham melemah. Sedang lainnya 88 saham tidak bergerak.

Penyebab IHSG Menguat