Logo Bloomberg Technoz

Broker Asing Diam-diam Borong Saham BBCA

Muhammad Julian Fadli
05 November 2026 08:55

Bank BCA (Dimas Ardian/Bloomberg)
Bank BCA (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Broker CGS International Sekuritas (YU) terungkap borong saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga memicu melesatnya harga saham, di tengah–tengah sentimen valuasi harga saham yang terbilang ‘murah’ setelah mengalami penurunan tajam pasar modal Indonesia.

Saham BCA yang dikendalikan oleh grup Djarum melalui perusahaan pengendali PT Dwimuria Investama Andalan, menutup perdagangan Rabu (4/11/2026) kemarin, melesat 1,86% di posisi Rp4.930/saham. Terlebih penguatan tersebut mendorong hijaunya IHSG.

Penutupan Saham BBCA pada Rabu 4 November 2026 (Bloomberg)

Kejadian atraktif saham BBCA amat menjadi perhatian investor, terbongkar satu broker saham borong besar–besaran saham BCA hingga transaksi pembelian saham terbilang amat masif, yaitu oleh broker YU, CGS International Sekuritas Indonesia, yang menempati urutan pertama dalam daftar top net buy.


Adapun harga rata-rata dari transaksi beli tersebut ada di Rp4.918/saham. Net value atau transaksi beli bersih traders melalui CGS International Sekuritas mencapai lebih dari Rp270 miliar lebih hanya dalam satu hari perdagangan saham.

Jauh disusul oleh Mandiri Sekuritas (CC) yang juga borong net buy bersih saham BBCA. Harga rata-rata pembelian didapati di Rp4.919/saham, dengan net value mencapai Rp55 miliar lebih.

No Nama Broker Net Value Harga Rata-rata Beli
1 CGS International Sekuritas Rp270,28 Miliar Rp4.918/saham
2 Mandiri Sekuritas Rp55,67 Miliar Rp4.919/saham
3 Maybank Sekuritas Rp54,95 Miliar Rp4.920/saham
4 Sucor Sekuritas Rp33,43 Miliar Rp4.932/saham
5 Semesta Indovest Sekuritas Rp4,87 Miliar Rp4.915/saham