Logo Bloomberg Technoz

Suahasil: Penerbitan Surat Utang Akhir 2026 Bergantung Yield

Pramesti Regita Cindy
04 November 2026 11:20

(Ilustrasi Bond)
(Ilustrasi Bond)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan pemerintah terus memantau pergerakan imbal hasil atau yield Surat Berharga Negara (SBN) sebagai pertimbangan untuk menentukan arah strategi penerbitan surat utang sampai akhir 2026. 

Hal tersebut diungkap Suahasil dalam Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11/2026). 

"Tentu kita selalu melihat ya situasi yang terjadi setiap hari, dan yield SBN itu selalu berubah-ubah setiap hari. Di secondary market terutama, lalu kemudian itu menjadi arahan dari penerbitan berikutnya oleh pemerintah, dan ini adalah bagian dari kita mendeteksi situasi di pasar keuangan kita," kata Suahasil dikutip Rabu (4/11/2026). 


Dengan demikian, menurut dia, pemerintah masih terus memantau kondisi pasar untuk menentukan apakah penerbitan SBN hingga akhir tahun akan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan sebelumnya. 

Dalam mengelola kebutuhan pembiayaan, Bendahara Negara tersebut bilang bahwa pemerintah juga memiliki sejumlah bantalan fiskal, mulai dari saldo anggaran lebih (SAL), penempatan dana, hingga berbagai instrumen lain yang tersedia dalam APBN.