Permintaan Wegovy dan Ozempic Menguat, Novo Nordisk Revisi Target
News
04 November 2026 20:00

Naomi Kresge dan Sanne Wass - Bloomberg News
Bloomberg, Novo Nordisk A/S kembali menaikkan proyeksi kinerja tahunannya, didorong oleh kehadiran pil Wegovy terbaru dan obat suntik Ozempic yang lebih dulu dipasarkan. Langkah ini dilakukan di tengah upaya perusahaan untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar di industri obat obesitas.
Produsen obat asal Denmark tersebut mengatakan pada Rabu bahwa penjualan dan laba tahun ini berpotensi tumbuh hingga 2% berdasarkan nilai tukar mata uang konstan. Sementara itu, dalam skenario terburuk, keduanya diperkirakan hanya turun 2%. Sebelumnya, Novo memperkirakan penjualan dan laba akan stagnan hingga turun 6% sepanjang tahun ini.
Novo tengah bersaing dengan Eli Lilly & Co. di pasar global obat penurun berat badan yang terus berkembang. Perusahaan mencatatkan keberhasilan tahun ini melalui pil Wegovy, yang sejauh ini menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan produk obat oral milik Lilly. Namun, investor masih mengkhawatirkan kemampuan obat generasi terbaru Novo untuk bersaing dengan produk yang ditawarkan rivalnya asal Amerika Serikat tersebut. Pekan lalu, Lilly menaikkan proyeksi kinerjanya seiring melonjaknya permintaan terhadap produk obat-obatannya.
Novo juga mengumumkan penunjukan direktur keuangan (Chief Financial Officer/CFO) baru. Luigi La Corte dari Galderma Group AG akan menggantikan Karsten Munk Knudsen. Knudsen, yang telah mengabdi selama 27 tahun di Novo, akan tetap menjabat hingga akhir Desember.





























