Prediksi Review MSCI: Dua Saham Konglomerat Mungkin Terdepak
Muhammad Julian Fadli
04 November 2026 11:39

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah saham Indonesia berpotensi terdepak dari indeks MSCI dalam November Index Review 2026 yang hasilnya akan diumumkan pada Kamis (12/11/2026) dini hari waktu Tanah Air.
Penyesuaian konstituen dan portofolio pengelola indeks global tersebut akan berlaku efektif mulai 1 Desember 2026. Investor mencermati hasil ini karena MSCI masih mempertahankan kebijakan freeze terhadap indeks saham Indonesia, terlebih di tengah-tengah konsultasi penurunan status Indonesia menjadi Standalone Market.
“Dengan demikian, setiap perubahan terhadap saham-saham Indonesia hanya berpotensi mengarah pada penurunan klasifikasi atau penghapusan dari indeks,” papar Wilbert Arifin, Equity Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dalam risetnya.
Untuk kategori MSCI Standard Cap, Mirae Asset Sekuritas menganalisis saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berpotensi besar mengalami penurunan segmen indeks (downgrade). Sementara itu, posisi PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berpotensi dikeluarkan dari indeks MSCI Standard Cap (deletions).
Alasannya, ambang batas harga saham BRMS agar tetap masuk dalam indeks mengindikasikan level Rp440/saham. Namun, posisi harga saham BRMS hanya ditutup di atas level tersebut pada satu dari sepuluh hari perdagangan dalam periode 19–30 Oktober, yang menjadi rentang acuan MSCI untuk menentukan tanggal batas harga (price cut–off date).































