Logo Bloomberg Technoz

Lelang Surat Utang Mendingin, Pemerintah Raup di Bawah Target

Tim Riset Bloomberg Technoz
28 October 2026 09:05

Ilustrasi surat utang (Dok. Ist)
Ilustrasi surat utang (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Surat utang ikut terdampak tekanan di pasar keuangan domestik. Kemarin (27/10/2026), pemerintah hanya berhasil menghimpun dana Rp20,65 triliun dalam lelang surat utang negara (SUN). Angka ini di bawah target indikatif yang sebesar Rp30 triliun. 

Melansir data lelang surat utang dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk merosot jadi Rp31,09 triliun. Nilai itu anjlok 52,05% ketimbang penawaran di lelang sebelumnya (13/10) yang mencapai Rp64,86 triliun. 

Merosotnya permintaan dalam lelang surat utang itu menunjukkan investor mengambil sikap hati-hati dalam menempatkan dana di tengah ketidakpastian pasar saat ini. 


Tekanan permintaan investor terlihat di hampir semua seri yang ditawarkan kembali (reopening). Penawaran masuk untuk FR0110, yang sebelumnya sangat digandrungi dan berkontribusi signifikan terhadap penghimpunan dana, turun 58,1% menjadi hanya Rp8,86 triliun dari Rp21,15 triliun. Alhasil, nominal yang dimenangkan oleh pemerintah juga ikut dipangkas 38,1% jadi Rp6,75 triliun.

Perbedaan penawaran dan nilai yang dimenangkan dalam lelang kemarin (27/10) dan sebelumnya (13/10). (DJPPR, Kemenkeu/diolah).

Begitu juga dengan tenor yang lebih panjang seperti FR0102, penawarannya turun cukup dalam, yakni 82,2% menjadi Rp531,5 miliar dan FR0105 turun 78,4% menjadi Rp521 miliar.