Logo Bloomberg Technoz

Yield Surat Utang 10 Tahun Naik, Tertinggi dalam 4 Tahun

Tim Riset Bloomberg Technoz
27 October 2026 11:07

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tekanan di pasar surat utang pada Selasa (27/10/2026) masih berlanjut. Aksi jual terjadi secara meluas di hampir semua tenor, baik pendek maupun panjang, kecuali tenor 6 tahun. 

Melansir data Bloomberg pada 10:01 WIB, tenor 1 tahun kembali naik ke 6,83%. Bahkan tenor acuan 10 tahun, kini menembus 7,5%, tertinggi sejak Oktober 2022.

Inversi yield juga terjadi antara tenor 10 dengan 8-9 tahun. Tenor 8-9 tahun mencatat yield lebih tinggi di level 7,52%. 

Pergerakan yield di pasar surat utang, Selasa (27/10/2026). (Bloomberg)

Tekanan di pasar surat utang pada 2022 sempat menguat yield tenor acuan 10 tahun berada di 7,68%. Pagi ini, yield tenor 10 tahun mendekati posisi tersebut di tengah ketidakpastian arah suku bunga, dan tingginya kehati-hatian investor terhadap risiko pasar keuangan Tanah Air. 

Tekanan itu tidak terlepas dari sentimen yang masih membayangi pasar keuangan domestik, menyusul risiko penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI. Di sisi lain, pelemahan rupiah yang kembali menembus level Rp18.100/US$ dan saat ini bertahan di kisaran Rp18.125/US$ ikut memperberat penguatan di pasar surat utang Indonesia.