Logo Bloomberg Technoz

Jaga Rupiah Tetap Kuat, Wamenko Dradjad Berburu Sumber Devisa

Redaksi
04 November 2026 14:20

Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan pemerintah akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melalui penguatan sejumlah sumber devisa.

Beberapa sumber devisa yang dimaksud ialah sektor pariwisata hingga kontribusi pekerja migran Indonesia. Menurut dia, penguatan sumber-sumber devisa tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan eksternal di tengah dinamika perekonomian global.

Dradjad menekankan pentingnya melihat kondisi nilai tukar rupiah secara komprehensif dan tidak hanya berfokus pada fluktuasi harian. Dia mengingatkan bahwa sejumlah prediksi pelemahan rupiah yang pernah disampaikan sebelumnya, seperti perkiraan menembus Rp20.000 per dolar AS pada Oktober 2025 dan mencapai Rp25.000 per dolar AS pada Semester I 2026, tidak terjadi.


"Oleh karena itu, penilaian terhadap risiko nilai tukar perlu didasarkan pada perkembangan fundamental dan berbagai faktor yang memengaruhinya," kata Dradjad dalam diskusi pada forum Business Talk Kompas TV seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

Dinamika Pasar Modal