Logo Bloomberg Technoz

Profil Ahrie Sonta Nasution, Eks Ajudan yang Sadap Presiden

Merinda Faradianti
03 November 2026 20:55

Empat aide de camp atau ajudan Presiden Prabowo Subianto dari satuan TNI dan Polri. Irjen Ahrie Sonta berjalan paling Kanan.
Empat aide de camp atau ajudan Presiden Prabowo Subianto dari satuan TNI dan Polri. Irjen Ahrie Sonta berjalan paling Kanan.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Kepolisian atau Bareskrim Polri merilis sejumlah perwira tinggi Korps Bhayangkara yang diduga melakukan tindak pidana penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Salah satu nama yang dituduh adalah Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Inspektur Jenderal Ahrie Sonta Nasution. 

Siapakah Irjen Ahrie Sonta Nasution?

Dilansir dari laman Tribata News, Selasa (03/11/2026), Ahrie sendiri merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2002. Dia disebut sebagai alumni Akpol Batalyon Wicaksana Laghawa 2002 pertama yang mencapai pangkat inspektur jenderal (Irjen) atau jenderal bintang dua.


Dalam perjalanan kariernya, Ahrie pernah bertugas di bidang reserse dan operasional, termasuk Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Dia juga pernah menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok serta terlibat dalam Satuan Tugas Khusus Operasi Nemangkawi di Papua.

Ahrie juga pernah menjadi bagian dari tim penangkapan buronan kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, di Malaysia pada Juli 2020. Kariernya kemudian berlanjut ke lingkungan pimpinan Polri. Pada 2021, dia dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.