Dia menambahkan, dinamika pasar modal juga perlu disikapi dengan mencermati kondisi fundamental ekonomi secara menyeluruh. Di tengah berbagai tantangan dan perkembangan global, penguatan transparansi, tata kelola, serta penegakan hukum menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
“Presiden di dalam rapat kabinet paripurna menegaskan kita harus melakukan perbaikan-perbaikan yang fundamental atas pasar modal kita,” ujar Dradjad.
Wamenko Dradjad menegaskan bahwa dinamika pasar modal dan nilai tukar perlu direspons dengan langkah pembenahan yang konsisten, disertai penilaian yang rasional terhadap kondisi ekonomi. Dukungan masyarakat penting, agar tidak mudah panik, investor juga diharapkan dapat mencermati berbagai informasi secara menyeluruh dan tidak hanya bertumpu pada satu indikator atau penilaian dari satu penyedia indeks.
“Kita juga punya index provider yang lain, index provider yang lain tidak menurunkan status Indonesia. Kalau berpikir rasional begitu, tidak panik, ya tentu tidak akan terlalu goyang,” pungkas Wamenko Dradjad.
(lav)




























