Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Ditutup Menguat Bersama Mata Uang Asia

Tim Riset Bloomberg Technoz
21 August 2026 15:30

Rupiah. dok: Bloomberg
Rupiah. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan pekan ini dengan penguatan yang cukup solid 0,3% ke posisi Rp17.693/US$, seiring terpangkasnya harga minyak mentah jenis Brent 0,17% ke US$93,62/barel. 

Terpangkasnya Brent membuat mayoritas mata uang Asia menguat sore ini. Won Korea Selatan menguat paling tajam 0,72%, disusul baht Thailand 0,4%, rupiah 0,3%, dan dolar Taiwan 0,25%, serta dolar Singapura 0,2%.

Sementara yuan offshore relatif stabil dengan penguatan terbatas 0,09% bersama yuan China dan dolar Hong Kong. 

Mata uang Asia menguat. (Bloomberg)

Apresiasi terhadap rupiah terjadi bersamaan dengan penguatan yang terjadi pasar surat utang. Yield surat utang turun secara luas, hampir di semua tenor.

Melansir data Bloomberg pada 15.05 WIB, yield tenor 1 tahun 6,7 basis poin (bps) ke 6,69%, menandai posisi yield terendahnya sejak Juni 2026. Bahkan, tenor 2 tahun turun tajam 12,2 bps ke 6,64%. Begitu juga tenor acuan 10 tahun turun 6,9 bps ke 6,95%, mencapai posisi terendahnya dalam dua bulan terakhir. 

Yield SUN tenor 10 tahun turun. (Bloomberg)