Logo Bloomberg Technoz

PASAR ENERGI

Hashim Sebut Harga Minyak Tak Lagi Ditentukan OPEC, tetapi Trump

Sabrina Mulia Rhamadanty
07 October 2026 17:30

Hashim Djojohadikusumo.. (Tangkapan Layar via website yad.or.id)
Hashim Djojohadikusumo.. (Tangkapan Layar via website yad.or.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menilai dinamika harga minyak mentah dunia saat ini tidak lagi dominan ditentukan oleh Organisasi Negara-Penerbit Minyak (OPEC), melainkan oleh arah kebijakan geopolitik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Hashim menjelaskan fluktuasi harga energi global sangat bergantung pada langkah diplomasi dan kebijakan luar negeri AS, khususnya terkait dengan eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. 

Menurutnya, stabilitas jalur pasokan minyak global di Selat Hormuz menjadi kunci utama yang memengaruhi pergerakan harga bahan bakar.


"Hanya satu, harga minyak. Akan tetapi, harga minyak itu bukan ditentukan Pemerintah Indonesia dan tidak ditentukan oleh OPEC. Harga minyak ditentukan oleh Presiden Donald Trump," ujar Hashim dalam agenda Investor Daily Summit 2026, Rabu (7/10/2026). 

Sebuah pompa beroperasi di atas sumur minyak milik Chevron Corp. di Permian Basin dekat Midland, Texas, pada 2018./dok. Bloomberg

Dia menambahkan apabila ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dapat diredakan dan jalur perdagangan vital seperti Selat Hormuz kembali dibuka secara normal, tekanan pada pasokan minyak mentah akan mereda.