Dugaan Wabah Pes Siberia, China Jalin Komunikasi dengan Rusia
News
07 October 2026 11:30

Bloomberg News
Bloomberg, China untuk pertama kalinya memberikan komentar resmi terkait dugaan kasus wabah pes paru di Siberia. Beijing mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Rusia ketika kekhawatiran kesehatan meningkat di berbagai negara.
“China dan Rusia terus menjaga komunikasi dan kerja sama yang erat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular, termasuk wabah pes,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun pada Selasa (6/10), saat menjawab pertanyaan mengenai apakah Moskow telah memberi tahu Beijing tentang insiden tersebut.
Pernyataan singkat itu disampaikan di tengah libur nasional selama sepekan di China. Pernyataan tersebut muncul setelah seorang pekerja di lembaga penelitian antipes di wilayah Irkutsk, Rusia, meninggal dunia pekan lalu. Insiden itu membuat hampir 200 orang yang melakukan kontak dengannya dilaporkan ditempatkan dalam pemantauan. Media pemerintah China hanya memberitakan insiden tersebut secara terbatas.
Lebih dari sebulan lalu, lembaga di Irkutsk tersebut menyelesaikan uji coba respons darurat bersama China terkait penanganan wabah penyakit menular. Peserta dari Rusia dan China juga membahas cara memantau dan mengendalikan penyebaran penyakit di wilayah perbatasan kedua negara.
































