Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Dibuka Menguat, Tapi Kemudian Balik Arah

Tim Riset Bloomberg Technoz
08 July 2026 09:25

Rupiah. dok: Bloomberg
Rupiah. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah membuka sesi perdagangan Rabu (8/7/2026) dengan penguatan terbatas 0,02% di Rp17.977/US$. Namun, tak lama berselang, rupiah berbalik arah dan menyusut 0,07% ke Rp17.994/US$ pada 09:11 WIB. 

Indeks dolar Amerika Serikat (AS) kembali terapresiasi 0,11% ke posisi 101,13, seiring memburuknya prospek kesepakatan damai setelah serangkaian serangan terhadap kapal-kapal dagang di Selat Hormuz oleh AS. 

Ketidakpastian perjanjian damai ini membuat harga minyak kembali naik 2,25% menjadi US$75,83 per barel dari US$74,16 per barel. Alhasil, mata uang Asia ikut terdampak dan mayoritas bergerak di zona merah. 

Pergerakan mata uang Asia (Bloomberg)

Ringgit Malaysia melemah paling tajam, disusul peso Filipina, baht Thailand, yen Jepang, yuan China, dolar Singapura dan yuan offshore. Sebaliknya, hanya won Korea Selatan yang mencatat penguatan. 

Penguatan yang terjadi pada won tertopang oleh sentimen positif terkait langkah otoritas Korea Selatan yang disebut akan merampungkan dan mengumumkan 'peta jalan internasionalisasi won' pada Juli ini. Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan konvertabilitas won serta memperluas penggunaannya dalam transaksi berjalan maupun transaksi modal.