Logo Bloomberg Technoz

Masifikasi CNG 3 Kg: Konsumen Tuntut Keamanan dan Harga Murah

Sabrina Mulia Rhamadanty
08 July 2026 08:50

Saluran bahan bakar gas alam terkompresi (CNG)./Bloomberg-Rich Clement
Saluran bahan bakar gas alam terkompresi (CNG)./Bloomberg-Rich Clement

Bloomberg Technoz, Jakarta – Rencana pemerintah untuk melakukan transisi penggunaan gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG) ke gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) berkapasitas 3 kilogram (kg) mendapat peringatan tegas dari perwakilan konsumen. 

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menekankan agar pemerintah menjamin aspek keselamatan konsumen dan tidak menjadikan masyarakat sebagai 'kelinci percobaan' dalam proyek baru ini. 

Ketua Pengurus Harian YLKI Niti Emiliana menegaskan pemerintah wajib melakukan kajian mendalam berbasis data dan pengujian yang komprehensif sebelum kebijakan masifikasi CNG 3 kg ini diketuk. Menurutnya, aspek keamanan adalah harga mati yang tidak boleh ditawar.


"Jaminan keamanan produk tidak bisa dilonggarkan. Perlu ditentukan standar tekanan gas, bahan tabung yang aman, dan mampu menahan tekanan gas dengan baik," ujar Niti saat dihubungi, Rabu (8/7/2026).

Sampel tabung gas CNG Merah Putih kapasitas 3 kg./dok. Lemigas

Keterjangkauan