Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, Korea Selatan juga memperkuat sistem pemantauan di pasar valuta asing selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi volatilitas pada perdagangan malam hari, seperti dikutip dari Bloomberg News. 

Sementara dari sisi domestik, data cadangan devisa RI yang mengalami perbaikan sedikit membantu meredam volatilitas rupiah hari ini. 

Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, menilai rupiah tetap berpotensi melanjutkan tren depresiasi ke rentang Rp18.000-Rp18.100/US$ pada sesi perdagangan hari ini, di tengah potensi aksi jual di pasar Surat Utang Negara (SUN) yang diperkirakan berlanjut. 

(dsp/aji)

No more pages