Riuh Usai Sebut SDM Rendah Tergusur AI, CEO StanChart Minta Maaf
News
22 May 2026 19:10

Harry Wilson dan Ambereen Choudhury-Bloomberg News
Bloomberg, CEO Standard Chartered Plc Bill Winters meminta maaf atas komentarnya mengenai bagaimana kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan memengaruhi “SDM rendah,” setelah pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari publik.
Winters menulis dalam sebuah postingan LinkedIn pada hari Jumat bahwa ia menyadari “pilihan kata-katanya” telah “menimbulkan kekecewaan bagi beberapa rekan kerja.” “Untuk itu, saya minta maaf.”
Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa jam setelah Winters memperkuat pernyataannya dalam postingan LinkedIn terpisah. Ia menulis bahwa bank tersebut telah bertahun-tahun berinvestasi dalam membantu staf yang perannya terganggu oleh otomatisasi.
“Dalam konteks itu, saya mengatakan bahwa peran bernilai rendah lebih rentan terhadap otomatisasi, dan bahwa kami memiliki tanggung jawab untuk membantu rekan kerja beralih ke peran bernilai tinggi,” tulisnya.































