Logo Bloomberg Technoz

Pembukaan Konsulat AS di Greenland Diwarnai Aksi Protes Massa

News
22 May 2026 11:00

Konsulat AS di Greenland. (Sumber: Bloomberg)
Konsulat AS di Greenland. (Sumber: Bloomberg)

Sanne Wass - Bloomberg News

Bloomberg, Pembukaan kantor konsulat baru Amerika Serikat (AS) di ibu kota Greenland memicu aksi unjuk rasa pada hari Kamis (21/5). Warga setempat turun ke jalan untuk menyuarakan kekhawatiran mereka atas ambisi Donald Trump terhadap pulau tersebut.

Pada hari yang sama, para pejabat AS meresmikan gedung konsulat baru di pusat kota Nuuk. Fasilitas ini menjadi konsulat pertama AS di Greenland sejak tahun 1950-an, sekaligus menandai kehadiran Amerika yang lebih permanen di pulau Arktik tersebut. Kegelisahan warga sendiri terus meningkat sejak Trump kembali menghidupkan wacana untuk mengakuisisi wilayah tersebut.


Ratusan demonstran yang membawa bendera Greenland dan spanduk anti-Amerika berkumpul di luar gedung konsulat. Mereka meneriakkan slogan "USA go home" atau "AS pulanglah", sebelum akhirnya membalikkan badan membelakangi gedung dalam aksi hening selama dua menit.

"Kami tidak ingin menjadi bagian dari Amerika," teriak Aqqalukkuluk Fontain, seorang manajer akun IT berusia 37 tahun yang mengorganisasi aksi tersebut. Ucapannya yang disampaikan melalui pengeras suara langsung disambut tepuk tangan riuh dari massa. "Kami menuntut penghormatan, kedaulatan, dan hak untuk hidup tanpa ancaman, tanpa tekanan, dan tanpa fantasi imperialisme."