Logo Bloomberg Technoz

Akhir Pekan IHSG Ditutup di Zona Hijau

Andrean Kristianto
22 May 2026 19:18

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

IHSG ditutup menguat 1,1% di posisi 6.162 pada perdagangan Jumat, setelah sebelumnya sempat melemah hingga menyentuh level 5.966.

IHSG ditutup menguat 1,1% di posisi 6.162 pada perdagangan Jumat, setelah sebelumnya sempat melemah hingga menyentuh level 5.966.

Hampir seluruh sector ditutup di zona hijau, kecuali finansial yang masih melemah 0,38%. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Hampir seluruh sector ditutup di zona hijau, kecuali finansial yang masih melemah 0,38%. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penguatan IHSG terutama ditopang sector energi dan basic materials yang masing–masing melesat 6,85% dan 4,84%. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penguatan IHSG terutama ditopang sector energi dan basic materials yang masing–masing melesat 6,85% dan 4,84%. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tercatat ada penguatan 449 saham, dan masih ada sebanyak–banyaknya 251 saham terjadi pelemahan. Sisanya 118 saham stagnan.

Tercatat ada penguatan 449 saham, dan masih ada sebanyak–banyaknya 251 saham terjadi pelemahan. Sisanya 118 saham stagnan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan menyentuh Rp21,56 triliun dari sejumlah 40,28 miliar saham yang ditransaksikan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan menyentuh Rp21,56 triliun dari sejumlah 40,28 miliar saham yang ditransaksikan.

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
IHSG ditutup menguat 1,1% di posisi 6.162 pada perdagangan Jumat, setelah sebelumnya sempat melemah hingga menyentuh level 5.966.
Hampir seluruh sector ditutup di zona hijau, kecuali finansial yang masih melemah 0,38%. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Penguatan IHSG terutama ditopang sector energi dan basic materials yang masing–masing melesat 6,85% dan 4,84%. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tercatat ada penguatan 449 saham, dan masih ada sebanyak–banyaknya 251 saham terjadi pelemahan. Sisanya 118 saham stagnan.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan menyentuh Rp21,56 triliun dari sejumlah 40,28 miliar saham yang ditransaksikan.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup di zona hijau dengan menguat 1,1% di posisi 6.167 pada penutupan perdagangan Jumat (22/5/2026) usai bergerak fluktuatif sejak pembukaan pagi hari tadi.

Adapun laju IHSG sempat berada di zona merah dengan pelemahan yang amat dalam, dan kembali ke zona hijau dengan cepat, rentang pergerakan terjadi di 6.171 sampai dengan terendahnya 5.966.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan menyentuh Rp21,56 triliun dari sejumlah 40,28 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 1,97 juta kali diperjualbelikan.

Tercatat ada penguatan 449 saham, dan masih ada sebanyak–banyaknya 251 saham terjadi pelemahan. Sisanya 118 saham stagnan.

IHSG melaju searah dengan Bursa Asia yang melesat di zona penguatan. KOSDAQ (Korea Selatan), NIKKEI 225 (Tokyo), Shenzhen Comp. (China), TW Weighted Index (Taiwan), CSI 300 (China), Topix (Jepang), Shanghai Composite (China), Hang Seng (Hong Kong), PSEi (Filipina), Straits Times (Singapura), KOSPI (Korea Selatan), SETI (Thailand), SENSEX (India), dan KLCI (Malaysia) yang berhasil menguat masing–masing 4,99%, 2,68%, 2,23%, 2,17%, 1,31%, 1%, 0,87%, 0,86%, 0,69%, 0,44%, 0,41%, 0,39%, 0,31%, dan 0,25%.

(dre/ros)