Logo Bloomberg Technoz

Danantara Siapkan Skema Ekspor 1 Pintu ke Mineral Lain Bertahap

Cahya Puteri Abdi Rabbi
22 May 2026 18:20

Karyawan beraktivitas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan beraktivitas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Danantara membuka peluang memperluas skema ekspor satu pintu melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) ke komoditas mineral lain, setelah tahap awal difokuskan pada batu bara dan minyak sawit mentah (CPO).

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan, implementasi akan dilakukan secara bertahap, dengan memprioritaskan komoditas yang sudah memiliki skala besar dan peran signifikan di pasar global.

“Kami fokus pada apa yang kami miliki hari ini. Kami hanya ingin melakukan tugas dengan sangat baik, dan itulah fokus kami. Jadi langkah demi langkah,” kata Pandu dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg, dikutip Jumat (22/5/2026).


Pandu menjelaskan, batu bara dan CPO dipilih sebagai tahap awal karena volume dan posisi Indonesia yang dominan di pasar global. Untuk batu bara, potensi yang akan dikelola mencapai lebih dari 600 juta ton, sementara CPO berada di kisaran 35–45 juta ton per tahun. Menurutnya, skala tersebut menjadikan kedua komoditas ini sebagai fondasi awal untuk membangun sistem sebelum diperluas ke sektor lain.

Di sisi lain, Pandu menegaskan bahwa pembentukan DSI tidak akan mengganggu aktivitas perdagangan yang sudah berjalan. “Hal yang paling penting adalah pasar seharusnya berterusan ke arah saat ini. Ini adalah business as usual,” kata dia.