Logo Bloomberg Technoz

Pengusaha Hulu Migas Curhat Kebijakan Investasi Pemerintah RI

Sabrina Mulia Rhamadanty
22 May 2026 18:10

Pertambangan minyak offshore./dok. SKK Migas
Pertambangan minyak offshore./dok. SKK Migas

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesian Petroleum Association (IPA) Marjolijn Wajong dengan tegas meminta Pemerintah Indonesia berhenti membuat peraturan baru yang tidak sejalan (inline) dengan target investasi minyak dan gas (migas) di Indonesia.

“Untuk jangka pendek, hentikan pembuatan peraturan baru yang tidak sesuai dengan kontrak investasi kita. Ini tentang kepercayaan. Hentikan [peraturan baru],” ungkapnya di agenda Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex ke-50 di Tangerang, Jumat (22/5/2026).

Marjolijn memandang pemerintah sebaiknya membuat peraturan yang fokus pada kemudahan berbisnis, khususnya di sektor migas, dibandingkan membuat peraturan baru yang bertentangan dengan investasi.


“Satu hal lagi, mengenai kemudahan berbisnis, benar-benar buat terobosan. Karena kalau dari kemudahan berbisnis, perizinannya benar-benar tidak baik. Dan banyak hal sudah dilakukan, tetapi kita perlu melakukan transformasi nyata di sini,” ungkap dia. 

Marjolijn menambahkan bahwa komitmen memperbaiki iklim investasi sektor energi, termasuk percepatan perizinan dan penguatan kepastian hukum menjadi kebutuhan utama bagi industri hulu migas yang dikenal padat modal, berisiko tinggi, dan memiliki siklus investasi jangka panjang.