Rupiah Ditutup Merah, Meski Masih di Bawah Rp17.700/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
21 May 2026 15:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah menutup perdagangan hari ini, Kamis (21/5/2026), dengan pelemahan 0,28% ke posisi Rp17.654/US$.
Di tengah kabar Amerika Serikat (AS) tengah menyelesaikan konfliknya dengan Iran, sebagian uang kawasan Asia sore ini sebenarnya berhasil rebound. Rupee India memimpin penguatan 0,47%, disusul peso Filipina, baht Thailand, dolar Taiwan, ringgit Malaysia, yuan offshore, dan yuan China.
Sebaliknya, won Korea Selatan melemah bersama rupiah, yen Jepang, dan dolar Singapura yang pelemahannya tipis saja.
Tekanan domestik masih membayangi pergerakan rupiah meski Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter telah mengambil langkah agresif dan preventif dengan menetapkan suku bunga acuan melampaui ekspektasi pasar menjadi 5,25%.
Sejumlah kebijakan pemerintah dinilai berisiko memperburuk kondisi fiskal, karena dinilai terlalu populis dan menelan anggaran jumbo. Terlebih di tengah rasio penerimaan negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang posisinya yang paling rendah di antara negara-negara G20.






























