Logo Bloomberg Technoz

Investasi Mitigasi Dampak Krisis Iklim di Asia Tembus Rp1.771 T

News
19 May 2026 17:50

Pengendara menuntun motornya saat melewati banjir di Petukangan, Ciledug Raya, Jumat (20/2/2026). (Bloombeg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengendara menuntun motornya saat melewati banjir di Petukangan, Ciledug Raya, Jumat (20/2/2026). (Bloombeg Technoz/Andrean Kristianto)

Ishika Mookerjee - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah, investor, dan bank telah menggelontorkan sekitar US$100 miliar atau sekira Rp1.771 triliun untuk upaya mengatasi dampak perubahan iklim di Asia selama lima tahun terakhir, di mana proyek-proyek air dan infrastruktur menarik sebagian besar modal.

Lebih dari 90% investasi antara tahun 2021 dan 2025 disalurkan oleh organisasi terkait negara atau lembaga keuangan pembangunan, menurut studi terhadap 165 kelompok pendanaan yang diterbitkan pada Senin.


Peningkatan dan drainase jalan, pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), dan pelatihan bagi petani termasuk di antara kegiatan yang menarik pendanaan terbanyak, kata laporan dari Centre for Impact Investing and Practice, bekerja sama dengan mitra termasuk investor negara Singapura Temasek Holdings Pte, Invesco Ltd, dan ImpactSF. Studi ini terutama menganalisis investasi di China, India, dan Asia Tenggara.

Adaptasi Iklim di Asia. (Bloomberg)

Adaptasi iklim perlahan mulai dipandang sebagai area target potensial bagi investor swasta, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, terutama dengan ekspektasi bahwa proyek dan layanan yang bertujuan memperkuat ketahanan akan mencatat pertumbuhan yang kuat dalam beberapa dekade mendatang.