Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Balik Arah Hingga Turun 2% Lebih

Muhammad Julian Fadli
21 May 2026 10:25

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi hari ini, Kamis (21/5/2026), berbalik arah jadi turun 2% menyentuh posisi 6.186. Pelemahan IHSG datang usai rupiah melemah ke Rp17.669/US$, yang kembali mendekati level terendah sepanjang sejarah per pukul 10:00 WIB.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar, saham–saham big caps, turut menjadi pemberat IHSG sepanjang perdagangan pagi ini. Saham–saham barang baku, saham infrastruktur, dan saham transportasi mencatatkan pelemahan paling dalam, masing–masing terpangkas 5,25%, 3,53% dan 3,51%.

Harga Saham MORA yang Turun Tajam Pengaruhi IHSG (Bloomberg)

IHSG balik arah hingga terus melemah dengan rentang perdagangan terjadi 6.378 sampai terlemahnya 6.177. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp5,57 triliun dari sejumlah 10,66 miliar saham yang diperjualbelikan dengan frekuensi terbilang 659 ribu kali.


Tercatat ada pelemahan di 502 saham, dan sebanyak 169 saham masih menguat. Sedangkan 132 saham stagnan.

Berikut adalah saham–saham berbobot besar yang menjadi sebab balik arahnya IHSG:

  1. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) melemah 11,23%
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 9,68%
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melemah 9,09%
  4. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 8,72%
  5. PT Astra International Tbk (ASII) melemah 4,61%

Rupiah Lanjut Melemah Biarpun BI Naikkan Suku Bunga