Logo Bloomberg Technoz

Ramai Karyawan Alfamart Jadi Pengangguran, Puluhan Gerai Ditutup

Cahya Puteri Abdi Rabbi
21 May 2026 11:20

Sejunlah kendaraan terparkir di depan Alfamart Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (30/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sejunlah kendaraan terparkir di depan Alfamart Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (30/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ratusan karyawan Alfamart yang dikelola PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyuarakan keresahan terkait kejelasan nasib pekerjaan mereka menyusul penutupan sejumlah gerai ritel modern di wilayah tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial, ratusan pekerja yang tergabung dalam Himpunan Karyawan Alfamart  terdampak penutupan toko menggelar unjuk rasa  di depan Kantor Bupati Lombok, untuk meminta solusi atas kondisi yang mereka hadapi.

Penutupan gerai tersebut disebut berdampak langsung terhadap sumber penghasilan para pekerja. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera memberikan kepastian serta langkah konkret guna mengatasi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.


“Kami memohon kepedulian para pemimpin, dan solusi dari bapak-bapak sekalian. Teman-teman ini semua jadi pengangguran baru, sementara kondisi ekonomi sekarang semakin sulit,” kata salah satu karyawan Alfamart yang berorasi, dikutip dari unggahan media sosial.

Para karyawan meminta adanya kejelasan terkait status kerja, termasuk kemungkinan relokasi ke gerai lain maupun kompensasi atas penutupan tersebut.