Operasi Pasar BI Redam Tekanan di Pasar Obligasi
Redaksi
21 May 2026 14:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi beli terjadi pasar Surat Utang Negara (SUN) siang ini, Kamis (21/5/2026), setelah Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25%.
Melansir data Bloomberg pada 14:33 WIB, pergerakan imbal hasil (yield) menurun terutama di tenor pendek dan menengah. Yield tenor 1 tahun turun 1,4 bps ke 6,75%, tenor 2 tahun turun 0,2 bps ke 6,65%.
Sementara yield tenor 4 tahun dan 5 tahun turun 6,8 bps, masing-masing ke 6,78% dan 6,7%. Sedangkan tenor 6 dan 7 tahun masing-masing naik 4,7 bps dan 6,2 bps menjadi 6,86%.
Aksi beli berlanjut di tenor 8 dan 9 tahun dengan penurunan yield 4,5 bps ke 6,88%, dan 6,91%. Begitu juga dengan tenor acuan 10 tahun ikut turun 3 bps ke 6,79%.
Menurut Lionel Priyadi, Lionel Priyadi dan Nanda Puput Rahmawati dari Mega Capital Sekuritas, stabilisasi pasar obligasi saat ini masih sangat dipengaruhi oleh operation twist Bank Indonesia (BI).
































