Logo Bloomberg Technoz

Target Lifting Sulit Tercapai, Perminyakan RI Sedang Sakit

Sabrina Mulia Rhamadanty
21 May 2026 15:50

Kilang minyak. (Bloomberg)
Kilang minyak. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Praktisi minyak dan gas (migas) sekaligus mantan Kepala Badan Pelaksana (BP) Migas periode 2005-2008 Kardaya Warnika mengatakan saat ini kondisi industri perminyakan di Indonesia tengah dalam fase sakit.  

“Kita bicara minyak di Indonesia saat ini, terus terang, kalau kita dengar dari publik, perminyakan Indonesia ini sekarang sedang sakit. Sakitnya sudah lama, bahkan cukup lama,” ungkap Kardaya dalam agenda IPA di ICE BSD, Tanggerang, Kamis (21/05/2026). 

Menurut dia, salah satu penyebab hal ini adalah karena adanya kesalahan ‘diagnosa’ dari pemerintah kala melihat kebutuhan sektor hulu migas di dalam negeri. 


“Industri migas kita yang upstream, itu yang melakukan kegiatan adalah investor, bukan pemerintah. Jadi, kita harus lihat, kita harus mengerti, apa itu yang dikendaki oleh investor, apa yang tidak dikendaki. Itu yang harus kita lakukan,” jelasnya. 

Diobatin, tambah sakit. Dikasih obat lagi, pakai insentif, tambah sakit. Produksi enggak naik-naik, lifting anjlok terus,” tambahnya.