DPR: Rupiah Loyo Tak Cuma Soal Global, Soroti Keyakinan Investor
Mis Fransiska Dewi
21 May 2026 15:43

Bloomberg Technoz, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengungkapkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus menunjukkan pelemahan bukan hanya berasal dari tekanan global. Melainkan ada persoalan serius mengenai fiskal.
Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menyebut masalah fiskal tersebut mulai dari defisit, neraca berjalan atau current account hingga investor global yang hilang kepercayaan terhadap perekonomian RI.
“Ini memang diakui tekanan global sangat besar, tetapi harus diakui juga bahwa ada masalah serius di domestik. Ini harus jujur diakui. Ada masalah di fiskal, ada masalah di defisit, di current account, da arus modal keluar dalam jumlah besar. Dan ada masalah di kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia,” kata Harris dikutip Kamis (21/5/2026).
Politikus PDIP itu tidak menampik bahwa BI sudah melakukan intervensi besar-besaran, salah satunya dengan menggunakan cadangan devisa. Porsinya terkuras dari level US$156,5 miliar pada Desember 2025 ke US$146,2 miliar pada April 2026.
Tidak hanya itu, intervensi turut ditempuh melalui Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan menaikkan imbal hasil (yield) sampai 6,4%, serta pembelian SBN di pasar sekunder Rp332 triliun pada 2025 dan kini ditambah Rp133 triliun.






























