Logo Bloomberg Technoz

Risalah FOMC Tunjukkan Pejabat The Fed Bersiap Kerek Suku Bunga

News
21 May 2026 11:50

Gedung Federal Reserve (The Fed). (Dok: Stefani Reynolds/Bloomberg)
Gedung Federal Reserve (The Fed). (Dok: Stefani Reynolds/Bloomberg)

Enda Curran - Bloomberg News

Bloomberg, Mayoritas pejabat Federal Reserve (The Fed) memperingatkan bahwa bank sentral AS kemungkinan besar harus mempertimbangkan kenaikan suku bunga acuan jika inflasi terus bertahan di atas target 2%.

Merespons kekhawatiran yang sama, "banyak" pejabat dalam rapat kebijakan bulan lalu mendesak The Fed untuk menghapus bias pelonggaran moneter dan mulai memberikan sinyal bahwa langkah mereka berikutnya bisa berupa peningkatan suku bunga. Demikian terungkap dalam risalah rapat yang dirilis.


Meskipun beberapa pembuat kebijakan menilai pemotongan suku bunga pada akhirnya tetap akan diperlukan, sebagian besar peserta rapat justru menekankan bahwa "beberapa pengetatan kebijakan kemungkinan besar akan menjadi langkah yang tepat jika inflasi terus berjalan persisten di atas 2%." Pernyataan ini tertuang dalam notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) tanggal 28–29 April yang dirilis di Washington pada Rabu (20/5).

Untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga, “banyak peserta mengindikasikan bahwa mereka lebih memilih menghapus bahasa dalam pernyataan setelah rapat yang menunjukkan adanya bias pelonggaran terkait arah kemungkinan keputusan suku bunga komite ke depan,” tulis risalah tersebut.